Blue Bird Resmi Beroperasi di Makassar

PT Blue Bird Tbk menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi dalam pembangunan moda transpotasi darat, jenis Taksi sekaligus mendukung pertumbuhan industri pariwisata di Kota Makassar dan propinsi Sulawesi Selatan umumnya. Hal tersebut diungkapkan Direktur PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono pada saat peluncuran Taksi Blue Bird di Benteng Rotterdam, Makassar, Selasa (16/6)

“Bagi Kami, kepercayaan dan kesempatan ini merupakan amanah, yang harus senantiasa dijaga, melalui pelayanan yang baik kepada semua masyarakat khususnya ‘tamu-tamu’ yang datang ke kota Makassar, baik untuk keperluan wisata maupun bisnis. Karena, pelayanan taks adalah salah satu gerbang pelayanan di suatu kota. Jika pelayanan taksinya baik maka pencitraan terhadap pelayanan lainnya akan baik pula,” ujar Andre

Blue Bird, lanjut Andre akan terus berusaha menjawab kebutuhan masyarakat setempat atau yang datang ke kota Makassar. Tidak hanya dikenal sebagai kota yang menjadi pintu gerbang kawasan Indonesia Timur, Makassar juga memiliki sejumlah obyek wisata yang menarik, indah dan sudah dikenal mancanegara. Dan seperti kota-kota besar lainnya, tentu sudah selayaknya Makassar memiliki lanyanan taksi yang bisa mengakomodir kebutuhan konsemen, seperti standarisasi layanan, kenyamanan dan keamanan

Oleh karena itu, kami memilih lokasi peresemian di salah satu situs bersejarah, yakni Benteng Roterdam yang menjadi salah satu iconic kota Makassar yang banyak dikunjungi wisatawan, baik domestic maupun manca negara, sebagai bagian dari upaya kami melestarikan dan mendukung pariwisata di kota ini,” jelas Andre yang baru saja terpilih sebagai Ketua DPP Organda Pusat

Mengenai perkembangan transportasi taksi sendiri, Andre menjelaskan taksi merupakan salah satu moda transportasi yang ada hampir di semua kota-kota besar di dunia. Taksi menjadi andalan bagi para pendatang, maupun warga di kota tersebut, sebagai salah satu angkutan umum yang aman dan nyaman.

Walaupun setiap kota di berbagai belahan dunia mempunyai karakter masing-masing, seusai budaya lokal yang bersangkutan, namun menurut Andre ada persamaan untuk jenis angkutan umum ini. “Di antaranya melayani door to door, melaui outlet/pangkalan yang ada di public service area (bandara, stasiun kereta api, perkantoran, maupun pusat perbelanjaan), penghitungan pembayaran menggunakan sistem meter, dan bersifat perorangan, bukan massal,” katanya

Disinggung soal pertaksian di Makassar sendiri, Andre mengakui pihaknya sebagai pendatang baru dan tentu harus banyak belajar mengenai seluk beluk, sosial budaya, dan pertaksian di kota Makassar.

“Berdasarkan hal tersebut, dengan kerendahan hati, sudilah kiranya bapak-ibu yang hadir, rekan-rekan dari ORGANDA, dan operator taksi lainnya untuk berbagi ilmu dan pengetahuan agar Kami tidak salah dalam melangkah. Sebaliknya, seandainya ada yang baik dari Kami, Kamipun tidak segan-segan untuk berbagi. Kami terbuka dalam hal ini, demi kemajuan bersama,” ajak Andre

Ditambahkan Andre, kehadiran Blue bird di Makassar juga diharapkan bisa membantu pemerindah daearh, khususnya mengenao lapangan pekerjaan bagi putra daerah. Dalam tahap awal PT Blue Bird Tbk akan mengoperasian sebanyak 50 unit armadanya. Nantinya sesuai perkembangan dan kebutuhan permintaan masyarakat akan ada penambahan unit taksinya. Saat ini layanan dari taksi si Burung Biru dapat ditemui di beberapa kota besar antara lain Banten, JABODETABEK, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lombok, Manado, Medan, Palembang, dan kini kota Makassar.

 

Acara peresmian beroperasinya Taksi Blue Bird di Benteng Rotterdam yang berlangsung menarik dalam kemasan seni dan budaya Sulawesi Selatan ini dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo yang didampingi sejumlah pejabat Muspida Propinsi lainnya. Walikota Makassar dan sejumlah bupati . Sebelumnya, rangkaian kegiatan menjelang kehadirannya di Makassar sudah dilakukan manajeman Blue Bird. Seperti kegiatan sosial menyambut bulan Ramadahan, bersih-bersih masjid dan bantuan kepada 10 Masjid sekitar Pool Taksi yang berada kawasan Tammua, kecamatan Tallo. Selain itu juga kerja bakti sosial yang melibatkan sekira 100 orang, termasuk para pengemudi dan masyarakat sekitarnya.

BlueBirdApps

My Blue Bird

Sekarang Aplikasi My Blue Bird baru telah hadir dengan fitur terkini
untuk membuat perjalananmu lebih nyaman.