Blue Bird Group

Indonesia En

Sejarah sebelum berdirinya perusahaan

Sekitar tahun 1965, Alm. Ibu Mutiara Fatimah Djokosoetono, Alm. dr. Chandra Suharto (anak laki-laki pertama Alm. Ibu Mutiara Fatimah Djokosoetono) dan dr. Purnomo Prawiro (anak laki-laki termuda Alm. Ibu Mutiara Fatimah Djokosoetono) menjalankan taksi tanpa meteran yaitu Chandra Taxi, yang merupakan nama dari Alm. dr. Chandra Suharto. Selanjutnya, pada awal tahun 1970an, Alm. Ibu Mutiara Fatimah Djokosoetono bersama-sama dengan beberapa mitra bisnisnya mendirikan PT Blue Bird Taxi (BBT), yang sehari-harinya dijalankan antara lain oleh dr. Purnomo Prawiro sebagai salah satu direkturnya. Sekitar awal tahun 1980 sampai dengan awal tahun 2000, beberapa pemegang saham di dalam BBT menjual kepemilikan sahamnya, yang diikuti dengan penjualan saham dari beberapa perusahaan lainnya yang dibeli oleh keluarga dr. Purnomo Prawiro dan Alm dr. Chandra Suharto.

Founder Blue Bird Group

Pesan Almarhumah Ny. Mutiara Djokosoetono, SH
Saya memulai usaha ini dengan 25 taksi. Saya masih ingat betapa gembira dan gugupnya saya ketika 25 taksi tiba dari Surabaya dan masuk ke depot pertama saya. Sejak saat itu bisnis tumbuh pesat dan saya menyadari betul bahwa ini diperoleh dengan dukungan anak-anak tercinta yang telah meluangkan waktunya yang berharga untuk terus mengejar cita-cita menjadi dokter. Saya juga ingin menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada para karyawan istimewa yang setia mendampingi saya bertahun-tahun. Bekerja bersama layaknya sebuah ‘keluarga besar’, kami telah mencapai cita-cita pertama, dimana kami telah diakui dan dihargai pemerintah maupun pihak swasta sebagai perusahaan penyedia jasa transportasi kelas satu. Saya yakin kita tidak akan pernah kehilangan posisi ini sepanjang kita mampu mempertahankan budaya kerja keras, jujur ke dalam dan ke luar, berdisiplin tinggi, sopan terhadap pelanggan, dan terus berupaya menjadi yang terbaik.
Founder Blue Bird Group

Pesan Almarhum Brigjen Pol (P) Dr. H. KRH Chandra Suharto, MBA, SpJp
Usaha kami didirikan berdasarkan impian membuat semuanya agar lebih baik. Seperti namanya, Blue Bird, yang diambil dari hikayat Eropa ihwal seorang gadis dan seekor burung biru yang tiada hentinya berupaya meraih kebahagiaan dirinya, segenap anggota keluarga kami telah berbuat sebisanya menggapai cita. Seiring dengan bertambahnya anggota keluarga serta meningkatnya biaya pendidikan, laksana sebuah keajaiban saja, semula bisnis hanya bermodalkan dua taksi, mampu bertahan dan tumbuh berkembang. Tentu saja integritas, kerja keras, disiplin dan kebajikan keluargalah yang memungkinkan pencapaian tersebut. Kami senantiasa mendorong setiap individu, terlepas dari apapun kedudukannya, untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Agar tetap mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, kami terus meningkatkan kompetensi di seluruh bidang usaha. Kami juga menyadari bahwa kesuksesan kami adalah berkat dari Tuhan sehingga untuk membalaskannya, kami pun mengadakan program Blue Bird Peduli untuk membantu orang-orang yang kurang beruntung.

News & Update

Tuesday, October 21, 2014
Blue Bird Siap Hadirkan Interactive Taxi Entertainment
Saturday, October 18, 2014
Blue Bird raih IBBA 2014
Sunday, October 12, 2014
Transportasi publik yang ramah bagi penyandang Disabilitas